Google Diduga Dukung Propaganda Israel untuk Menyangkal Krisis Pangan di Gaza

Jakarta – Sebuah laporan mengungkap bahwa Google menjalin kontrak senilai USD 45 juta dengan kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Kontrak tersebut digunakan untuk menjalankan kampanye digital yang berisi propaganda, salah satunya menyangkal adanya kelaparan yang tengah melanda warga Gaza. Informasi ini disampaikan oleh Anadolu Ajansi.

Dalam kampanye tersebut, sejumlah video dipromosikan secara masif di YouTube. Salah satu di antaranya berjudul “Di Gaza ada makanan”, yang menampilkan cuplikan kondisi seolah-olah pasokan pangan di Gaza mencukupi. Video itu dipromosikan secara besar-besaran agar menjangkau khalayak luas.

Namun, realita di lapangan berbeda. Berbagai laporan lembaga internasional menunjukkan bahwa rakyat Gaza mengalami krisis kemanusiaan akibat blokade dan serangan berkelanjutan dari Israel. Akses terhadap bahan makanan, air bersih, dan obat-obatan sangat terbatas, sehingga menyebabkan penderitaan luar biasa bagi warga sipil, terutama anak-anak dan perempuan.

Tempo juga mencatat adanya iklan resmi yang dipublikasikan oleh Kementerian Luar Negeri Israel di YouTube. Dalam iklan tersebut, ditampilkan klaim tegas: “There is food in Gaza. Any other claim is a lie.” (Ada makanan di Gaza. Klaim lain adalah kebohongan). Pernyataan ini jelas bertolak belakang dengan fakta yang diakui banyak organisasi kemanusiaan dunia.

Kabar mengenai keterlibatan Google dalam kampanye propaganda ini menimbulkan pertanyaan besar tentang netralitas platform digital global. Di satu sisi, perusahaan teknologi raksasa tersebut diharapkan menjadi ruang netral untuk berbagi informasi, namun di sisi lain justru dituding ikut serta memperkuat narasi yang menutupi krisis kemanusiaan.

Situasi ini menegaskan bahwa konflik Palestina bukan hanya terjadi di medan perang, tetapi juga di ruang digital, di mana informasi diputarbalikkan untuk kepentingan politik.

Sumber : Anadolu Ajansı, Drop Site News

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top