Artikel Islami: Ujian Hidup Pasti Terlewati
Hidup di dunia ini adalah tempat ujian. Setiap manusia tidak akan pernah lepas dari cobaan, baik berupa kesusahan maupun kesenangan. Allah ﷻ berfirman:
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah: 155)
Sebagaimana hujan yang turun deras pasti akan reda pada waktunya, demikian pula setiap ujian hidup. Tidak ada satu pun ujian yang Allah turunkan kecuali sesuai dengan kadar kemampuan hamba-Nya. Bahkan Allah menegaskan:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…”
(QS. Al-Baqarah: 286)
Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya menanamkan keyakinan bahwa tidak ada cobaan yang abadi. Semua pasti berlalu, tergantung bagaimana kita bersabar, bertawakal, dan mengambil hikmah dari ujian tersebut. Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Tidaklah seorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus sebagian dosa-dosanya karenanya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hikmah dari Ujian
-
Meningkatkan keimanan dan tawakal kepada Allah.
Ujian membuat kita lebih mendekat kepada Allah dan menyadari kelemahan diri. -
Menghapus dosa-dosa.
Cobaan adalah sarana pembersihan jiwa agar kembali suci. -
Menaikkan derajat.
Allah mengangkat derajat hamba-Nya yang sabar dan ikhlas dalam menghadapi ujian.
Penutup
Setiap hujan pasti berhenti, begitu pula setiap ujian akan berakhir. Yang perlu kita lakukan adalah bersabar, berdoa, dan terus berharap pertolongan Allah. Sebab, Allah ﷻ berjanji:
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(QS. Asy-Syarh: 6)
Maka jangan berputus asa, karena badai pasti berlalu, dan setelah gelap akan datang cahaya.
