Hari Jum’at merupakan hari yang sangat istimewa dalam Islam. Ia disebut sebagai sayyidul ayyam (penghulu segala hari). Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke dalam surga, dan pada hari itu ia dikeluarkan darinya. Dan tidak akan terjadi kiamat kecuali pada hari Jum’at.”
(HR. Muslim no. 854)
Keutamaan hari Jum’at tidak hanya berkaitan dengan ibadah shalat Jum’at atau membaca surat Al-Kahfi, tetapi juga dalam amalan sedekah. Para ulama menekankan bahwa sedekah di hari Jum’at memiliki nilai keutamaan yang lebih tinggi dibandingkan sedekah di hari-hari lainnya.
Ucapan Ulama tentang Sedekah di Hari Jum’at
Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah رحمه الله berkata:
“Sedekah di hari Jum’at dibandingkan dengan sedekah di hari-hari lain adalah seperti sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan sedekah di bulan-bulan lainnya.”
Perkataan ini memberikan gambaran jelas bahwa hari Jum’at memiliki posisi yang agung untuk beramal, termasuk dalam hal memberi sedekah. Jika di bulan Ramadhan amalan kita dilipatgandakan, maka di hari Jum’at pun terdapat keberkahan tersendiri yang membuat sedekah semakin bernilai.
Mengapa Sedekah di Hari Jum’at Utama?
-
Hari berkumpulnya kaum Muslimin
Pada hari Jum’at, umat Islam berkumpul untuk melaksanakan shalat Jum’at. Momentum ini sangat tepat untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk berbagi kepada sesama. -
Doa lebih mustajab
Rasulullah ﷺ menyebutkan bahwa pada hari Jum’at terdapat waktu mustajab di mana doa seorang Muslim tidak tertolak. Sedekah yang disertai doa kebaikan akan lebih berpotensi dikabulkan.“Di hari Jum’at terdapat suatu waktu, tidaklah seorang hamba Muslim bertepatan dengannya dalam keadaan ia meminta sesuatu kepada Allah, melainkan Allah akan memberinya.”
(HR. Bukhari no. 935, Muslim no. 852) -
Melatih keikhlasan dan kepedulian
Sedekah pada hari Jum’at dapat menjadi wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus menguatkan ikatan sosial dengan membantu fakir miskin, yatim, dan dhuafa.
Dalil Al-Qur’an tentang Keutamaan Sedekah
Allah سبحانه وتعالى berfirman:
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 261)
Ayat ini menunjukkan betapa besar pahala sedekah, apalagi jika dilakukan pada waktu-waktu yang penuh keberkahan seperti hari Jum’at.
Penutup
Sedekah adalah amalan yang tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menyucikan jiwa. Jika di bulan Ramadhan kita dianjurkan memperbanyak sedekah, maka di hari Jum’at kita pun sangat dianjurkan untuk melakukannya. Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang mampu memanfaatkan waktu-waktu utama ini untuk beramal shalih, terutama dengan memperbanyak sedekah kepada yatim, dhuafa, dan orang-orang yang membutuhkan.
