Jangan Lupa Bersyukur Setiap Hari !

Syukur merupakan salah satu akhlak mulia yang diperintahkan oleh Allah ﷻ kepada hamba-hamba-Nya. Setiap hari kita mendapatkan begitu banyak nikmat, mulai dari nikmat iman, kesehatan, rezeki, hingga nikmat kecil yang sering kali tidak kita sadari. Namun, pertanyaannya adalah: sudahkah kita bersyukur hari ini?

Makna Syukur

Secara bahasa, syukur berarti pengakuan atas nikmat yang diberikan, disertai dengan pujian kepada pemberinya. Sedangkan menurut istilah, syukur adalah menggunakan nikmat Allah dengan cara yang diridhai-Nya. Jadi, syukur bukan hanya ucapan “Alhamdulillah” di lisan, melainkan juga berupa perbuatan dengan menjaga nikmat tersebut agar tidak disalahgunakan.

Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an:

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”
(QS. Ibrahim: 7)

Ayat ini menunjukkan bahwa syukur bukan hanya kewajiban, melainkan juga jalan untuk mendapatkan tambahan nikmat dari Allah. Sebaliknya, kufur nikmat akan mendatangkan siksa.

Mengapa Kita Harus Bersyukur?

  1. Nikmat Allah Tidak Terhitung
    Allah ﷻ berfirman:

    “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.”
    (QS. Ibrahim: 34)
    Hal ini menunjukkan betapa banyak nikmat yang kita terima, sehingga tidak layak bagi kita untuk lalai dari rasa syukur.

  2. Syukur Menjadi Jalan Kebahagiaan
    Hati yang bersyukur akan merasa cukup dan tenang, terlepas dari sedikit atau banyaknya rezeki yang diterima. Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Lihatlah kepada orang yang berada di bawahmu dan janganlah melihat kepada orang yang berada di atasmu. Karena hal itu lebih pantas agar kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu.”
    (HR. Muslim)

  3. Syukur Menjadi Bentuk Ibadah
    Dengan bersyukur, seorang hamba telah menjalankan salah satu bentuk ibadah. Sebab, hakikat ibadah bukan hanya shalat dan puasa, melainkan juga pengakuan hati, ucapan, dan perbuatan yang menunjukkan ketaatan kepada Allah.

Bentuk Syukur Sehari-hari

  • Dengan Hati: Meyakini bahwa semua nikmat berasal dari Allah, bukan dari usaha semata.

  • Dengan Lisan: Mengucapkan “Alhamdulillah” dan selalu memuji Allah dalam setiap keadaan.

  • Dengan Perbuatan: Menggunakan nikmat Allah di jalan yang benar, seperti kesehatan untuk beribadah, rezeki untuk bersedekah, ilmu untuk mengajarkan kebaikan, dan lain sebagainya.

Renungan dari QS. Ar-Rahman

Dalam poster di atas dituliskan ayat:

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”
(QS. Ar-Rahman: 13)

Ayat ini diulang sebanyak 31 kali dalam surah Ar-Rahman sebagai pengingat bahwa betapa besar nikmat yang Allah berikan kepada manusia dan jin. Namun seringkali nikmat itu dilupakan, bahkan didustakan. Karena itu, ayat ini seharusnya menjadi cermin bagi kita: apakah kita termasuk hamba yang bersyukur, atau sebaliknya mendustakan nikmat Allah?

Penutup

Bersyukur adalah kunci keberkahan hidup. Dengan syukur, nikmat akan bertambah; dengan syukur, hati menjadi tenang; dan dengan syukur, Allah akan semakin dekat dengan kita. Mari jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk bersyukur, baik dengan lisan, hati, maupun perbuatan.

Semoga Allah ﷻ menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa bersyukur.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top